Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Pengembangan Apotik Hidup Desa dan Hortikultura serta Pelatihan Pembuatan Kerajinan dari Limbah

pembuatan jamu

Pemerintah Desa Sidamulya menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Pengembangan Apotik Hidup Desa dan Hortikultura serta Pelatihan Pembuatan Kerajinan dari Limbah yang bertempat di aula desa setempat. Kegiatan ini diikuti oleh ketua dan Tim Penggerak PKK Desa Sidamulya dengan penuh antusias.

Kegiatan bimtek tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Wanareja bersama Kepala Desa Sidamulya. Dalam sambutannya, Camat Wanareja menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi desa. Ia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara optimal melalui pengembangan tanaman obat keluarga, hortikultura, serta pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Sementara itu, Kepala Desa Sidamulya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri, kreatif, dan peduli terhadap kesehatan maupun lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi warga desa.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai apotik hidup dan budidaya hortikultura, sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah limbah menjadi kerajinan yang bernilai ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut hadir narasumber dari Puskesmas Wanareja 2 yaitu Eem Sulastri yang menyampaikan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga secara alami. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai jenis tanaman obat yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah serta manfaatnya bagi kesehatan masyarakat. Selain penjelasan materi, para pserta juga diajarkan bagaimana cara memanfaatkan tanaman untuk menjadi obat tradisional (Jamu) peserta langsung praktek dengan bahan-bahan yang mudah tumbuh disekitar pekarangan yang ternyata memiliki segudang manfaat.

Selain itu, materi tentang pengembangan hortikultura disampaikan oleh Eni Edniyanti selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Wanareja. Beliau memberikan edukasi mengenai teknik budidaya tanaman hortikultura yang baik, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, pemupukan, hingga perawatan tanaman agar menghasilkan panen yang optimal dan bernilai ekonomi.

Pada sesi pelatihan kerajinan dari limbah, peserta diajak mempraktikkan secara langsung cara memanfaatkan limbah rumah tangga dan limbah lingkungan menjadi berbagai produk kerajinan kreatif yang memiliki nilai guna dan peluang usaha. Dalam hal ini praktik memanfaatkan klobot jagung menjadi hiasan bunga dan lainya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif di desa